• UGM
  • Simaster
  • IT Center
  • Perpustakaan
  • Penelitian
  • Webmail
  • Sitemap
Universitas Gadjah Mada Program Studi Sistem Informasi Geografis
Departemen Teknologi Kebumian - Sekolah Vokasi
Universitas Gadjah Mada
  • TENTANG KAMI
    • PROGRAM STUDI
      • SPMI dan Akreditasi
      • PROFIL
      • VISI DAN MISI
      • TUJUAN
      • SASARAN
      • PELUANG KERJA
      • KERJASAMA
      • PENELITIAN
      • PENGABDIAN
      • PUBLIKASI
      • STRUKTUR ORGANISASI
      • TENAGA PENDIDIK
      • TENAGA KEPENDIDIKAN
      • LOKASI PERKULIAHAN
    • DEPARTEMEN TEKNOLOGI KEBUMIAN
    • SEKOLAH VOKASI
    • UNIVERSITAS GADJAH MADA
  • AKADEMIK
    • PROFIL LULUSAN
    • KUALIFIKASI LULUSAN
    • KOMPETENSI LULUSAN
    • KURIKULUM
    • CAPAIAN KOMPETENSI
    • METODE ASSESMEN PROSES PEMBELAJARAN
    • UJIAN MASUK UGM
  • KEMAHASISWAAN
    • UJIAN MASUK UGM
    • SIMASTER
    • eLOK
    • ETD
    • BEASISWA
    • Career Center (VDC)
    • HIMPUNAN MAHASISWA
      • Student Association of Remote Sensing and Geography Information System (STARGIS)
      • KELUARGA MAHASISWA DEPARTEMEN TEKNOLOGI KEBUMIAN (KMDTK)
  • ALUMNI
    • AKREDITASI
    • LEGALISIR
    • TRACER STUDY
    • Kepuasan Pengguna Alumni
    • CAREER CENTER (VDC)
    • KAVOGAMA
  • PORTAL
    • PORTALKITA
    • WEBINAR
    • LABORATORIUM
    • UNDUHAN
    • Kuesioner Layanan
    • HUBUNGI KAMI
  • Beranda
  • Berita
  • SIG untuk Ketahanan Negeri: Inovasi Geospasial Berbasis Cloud dan AI Warnai Wisuda Periode I TA 2025/2026

SIG untuk Ketahanan Negeri: Inovasi Geospasial Berbasis Cloud dan AI Warnai Wisuda Periode I TA 2025/2026

  • Berita, SDG 11: Kota dan Pemukiman yang Berkelanjutan, SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim, SDG 14: Ekosistem Lautan, SDG 15: Ekosistem Daratan, SDG 16: Perdamaian Keadilan dan Kelembagaan yang Tangguh, SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 6: Air Bersih dan Sanitasi Layak, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, SDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur, SDGs
  • 25 November 2025, 10.33
  • Oleh: HUMAS
  • 0

Yogyakarta, 25 November 2025 – Pada Wisuda Periode I Tahun Akademik 2025/2026, Program Studi Sarjana Terapan Sistem Informasi Geografis (SIG), Departemen Teknologi Kebumian, Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada, kembali meluluskan mahasiswa dengan karya inovatif berbasis teknologi geospasial yang aplikatif dan berdampak nyata. Pada periode ini, proyek akhir mahasiswa didominasi oleh pemanfaatan komputasi awan, machine learning, penginderaan jauh multitemporal, serta pengembangan WebGIS dan aplikasi mobile untuk menjawab berbagai tantangan pembangunan.

Beragam karya yang dihasilkan menunjukkan kompetensi mahasiswa dalam mengintegrasikan Google Earth Engine (GEE), citra satelit Landsat dan Sentinel, algoritma Random Forest, deep learning, hingga pemodelan hidrologi berbasis HEC-RAS. Tema penelitian mencakup mitigasi bencana tsunami, banjir lahar, kekeringan, kebakaran hutan dan lahan, serta tanah longsor; analisis perubahan garis pantai dan urban heat island; pemetaan lahan kritis dan erosi; estimasi produksi pertanian; hingga pengembangan sistem informasi untuk pengelolaan sampah, jaringan irigasi, inventarisasi vegetasi, infrastruktur kampus, dan promosi investasi pulau-pulau kecil. Seluruhnya mencerminkan pendekatan spasial yang komprehensif dan berbasis data dalam mendukung pengambilan keputusan.


Poster PA - Luh Ayu Nurul Azhiima - Nurul Azhiima_compressed (1)

PEMETAAN PERUBAHAN GARIS PANTAI PERIODE 2016–2024 DAN KERENTANAN FISIK WILAYAH PESISIR KABUPATEN BADUNG MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS DAN DATA PENGINDERAAN JAUH
Disusun oleh: Luh Ayu Nurul Azhiima (21/479087/SV/19433)

Penelitian ini menganalisis dinamika perubahan garis pantai Kabupaten Badung selama periode 2016–2024 serta tingkat kerentanan fisik wilayah pesisir terhadap ancaman perubahan iklim dan bahaya pesisir. Dengan memanfaatkan data penginderaan jauh dan Sistem Informasi Geografis, analisis perubahan garis pantai dilakukan menggunakan metode overlay dan Digital Shoreline Analysis System (DSAS) melalui parameter Net Shoreline Movement (NSM), End Point Rate (EPR), dan Linear Regression Rate (LRR), sementara tingkat kerentanan dihitung menggunakan Coastal Vulnerability Index (CVI). Hasil penelitian menunjukkan adanya penambahan luas wilayah sebesar 51,534 hektar yang didominasi fenomena akresi di beberapa titik, meskipun abrasi tetap terjadi secara memanjang di sisi barat dan timur pesisir. Secara umum, wilayah pesisir Badung tergolong dalam kategori kerentanan tinggi hingga sangat tinggi, dipengaruhi oleh karakteristik geomorfologi dataran landai dengan material lepas yang rentan terhadap gelombang, pasang tinggi, dan kenaikan muka air laut. Temuan ini memberikan dasar penting bagi perencanaan pengelolaan pesisir dan perlindungan kawasan ekonomi strategis, sekaligus mendukung pencapaian SDGs 13 (Penanganan Perubahan Iklim), SDGs 14 (Ekosistem Laut), serta SDGs 11 (Kota dan Permukiman Berkelanjutan) dalam konteks pembangunan wilayah pesisir yang tangguh dan berkelanjutan.


POSTER - Diandra Sabrina_compressed

IMPLEMENTASI DASHBOARD PEMANTAUAN TARGET DAN REALISASI RESTORASI BERBASIS SIG PADA HUTAN LINDUNG TAHUN 2018, 2019, 2021, DAN 2023
Disusun oleh: Diandra Sabrina Maharani (21/479248/SV/19463)

Penelitian ini mengembangkan dashboard berbasis Sistem Informasi Geografis untuk memantau target dan realisasi restorasi hutan lindung pada area konsesi PT XYZ, sekaligus menganalisis hubungan antara perubahan tutupan lahan dan estimasi emisi karbon. Analisis dilakukan menggunakan citra Landsat 8 tahun 2018, 2019, 2021, dan 2023 melalui Google Earth Engine untuk mengidentifikasi dinamika tutupan lahan dan potensi emisi yang ditimbulkan akibat konversi lahan menjadi area terbuka. Hasil menunjukkan bahwa peningkatan luas lahan terbuka berbanding lurus dengan kenaikan estimasi emisi, menegaskan pentingnya pengendalian perubahan lahan dalam upaya mitigasi. Dashboard dirancang menggunakan Power BI dan diintegrasikan ke dalam WebGIS berbasis HTML, CSS, JavaScript, dan MapBox, dengan tingkat usabilitas sangat baik (90,76%). Inovasi ini mendukung transparansi dan efektivitas pengelolaan restorasi hutan lindung yang sejalan dengan SDGs 13 (Penanganan Perubahan Iklim) melalui upaya pengurangan emisi, serta SDGs 15 (Ekosistem Daratan) dalam konteks perlindungan dan pemulihan ekosistem hutan secara berkelanjutan.


Poster PA - Alipia Putri Riyanti - Alipia Putri Riyanti_compressed

ESTIMASI PRODUKSI PADI BERBASIS CITRA SENTINEL-2 MELALUI TRANSFORMASI ENHANCED VEGETATION INDEX (EVI) MENGGUNAKAN GOOGLE EARTH ENGINE (GEE) (STUDI KASUS: KECAMATAN SIDOARJO TAHUN 2024)
Disusun oleh: Alipia Putri Riyanti (21/482577/SV/19970)

Penelitian ini mengembangkan model estimasi produksi padi berbasis citra Sentinel-2 dengan pendekatan Enhanced Vegetation Index (EVI) yang diolah melalui platform Google Earth Engine untuk memantau pertumbuhan tanaman secara spasial dan temporal sepanjang tahun 2024. Analisis dilakukan melalui pengolahan time-series EVI dengan interpolasi dan smoothing Savitzky-Golay Filter, identifikasi fase pertumbuhan, estimasi luas panen, hingga perhitungan produktivitas berdasarkan nilai EVI maksimum. Hasil estimasi menunjukkan produksi padi sebesar 74.157,45 ton, lebih tinggi dibandingkan data BPS sebesar 64.517 ton, namun tetap menunjukkan pola yang sejalan dengan data resmi. Selain itu, pengembangan aplikasi pendukung “SIDIJO” memperoleh tingkat usabilitas sangat baik (86,6%), memperkuat potensi implementasi sistem dalam pemantauan produksi pertanian. Inovasi ini berkontribusi pada penguatan sistem informasi ketahanan pangan yang selaras dengan SDGs 2 (Tanpa Kelaparan) melalui peningkatan akurasi estimasi produksi, serta mendukung SDGs 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) dan SDGs 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab) melalui pemanfaatan teknologi penginderaan jauh untuk perencanaan pertanian berbasis data.


Poster_SIPUPUK_M.Al Fitroh - Muhammad Al Fitroh_compressed

RANCANG BANGUN APLIKASI SIPUPUK (SISTEM INFORMASI PULAU-PULAU KECIL) UNTUK PROMOSI INVESTASI EFEKTIF PULAU-PULAU KECIL DI KOTA BATAM
Disusun oleh: Muhammad Al Fitroh (20/464135/SV/18454)

Penelitian ini menghasilkan WebGIS SIPUPUK (Sistem Informasi Pulau-Pulau Kecil) sebagai platform terintegrasi untuk memetakan dan mempromosikan potensi investasi di pulau-pulau kecil sekitar Kota Batam. Sistem dikembangkan menggunakan framework CodeIgniter 4, basis data MySQL, serta visualisasi peta interaktif berbasis Leaflet.js, dengan pengolahan data spasial dilakukan melalui ArcGIS. Penentuan prioritas lokasi investasi dilakukan menggunakan metode Rank Ordered Centroid (ROC) yang menggabungkan data pola ruang, bidang tanah, dan jenis investasi guna menghasilkan rekomendasi berbasis analisis spasial. Hasil implementasi menunjukkan bahwa SIPUPUK mampu menyajikan informasi yang komprehensif, interaktif, dan fungsional, serta memperoleh hasil pengujian yang baik melalui black-box testing dan usability testing. Inovasi ini mendukung pengembangan ekonomi wilayah kepulauan secara terarah dan berkelanjutan yang selaras dengan SDGs 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), SDGs 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur), serta SDGs 14 (Ekosistem Laut) melalui pemanfaatan teknologi geospasial untuk perencanaan investasi yang tetap mempertimbangkan karakteristik dan keberlanjutan wilayah pesisir dan pulau kecil.


Poster Land Change_Cut Aulia Safira Rachman - Cut Aulia Safira Rachman_compressed

PEMANFAATAN GOOGLE EARTH ENGINE UNTUK ANALISIS SPASIAL–TEMPORAL PERUBAHAN TUTUPAN LAHAN PASCA TSUNAMI ACEH MENGGUNAKAN ALGORITMA RANDOM FOREST (STUDI KASUS: KOTA BANDA ACEH, 2004–2024)
Disusun oleh: Cut Aulia Safira Rachman (21/480436/SV/19640)

Penelitian ini menganalisis dinamika perubahan tutupan lahan di Kota Banda Aceh selama dua dekade pasca-tsunami 2004 dengan memanfaatkan citra Landsat multitemporal yang diolah melalui Google Earth Engine. Klasifikasi dilakukan menggunakan algoritma Random Forest berbasis indeks spektral seperti NDVI, NDWI, dan NDBI untuk mengidentifikasi enam kelas tutupan lahan, dengan tingkat akurasi tinggi (overall accuracy 87,25%–93,92% dan nilai Kappa 0,83–0,89). Hasil analisis menunjukkan penurunan signifikan lahan terbangun pada 2005 akibat bencana, yang kemudian meningkat secara bertahap sebagai indikasi proses rehabilitasi dan rekonstruksi, disertai dinamika perubahan vegetasi, tambak, mangrove, dan kawasan pesisir. Studi ini juga mengungkap adanya ketidaksesuaian sebagian perubahan lahan terhadap RTRW, khususnya alih fungsi kawasan lindung menjadi area terbangun. Melalui pendekatan spasio-temporal berbasis komputasi awan, penelitian ini berkontribusi pada penguatan perencanaan wilayah dan mitigasi bencana yang selaras dengan SDGs 11 (Kota dan Permukiman Berkelanjutan), SDGs 13 (Penanganan Perubahan Iklim), serta SDGs 15 (Ekosistem Daratan), khususnya dalam konteks pemulihan kawasan pesisir pascabencana secara berkelanjutan.


Poster_Fashiha Firta Prakasa - Fashiha Firta Prakasa_compressed

IMPLEMENTASI MACHINE LEARNING BERBASIS KOMPUTASI AWAN DAN SPASIAL UNTUK DETEKSI KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN MENGGUNAKAN ALGORITMA RANDOM FOREST (STUDI KASUS: KABUPATEN ROKAN HILIR TAHUN 2019, 2021, 2023)
Disusun oleh: Fashiha Firta Prakasa (21/480358/SV/19618)

Penelitian ini mengimplementasikan pendekatan machine learning berbasis komputasi awan untuk mendeteksi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Rokan Hilir, wilayah gambut yang sangat rentan terhadap kebakaran. Dengan memanfaatkan citra Sentinel-2, data titik panas FIRMS, serta pengolahan melalui Google Earth Engine, klasifikasi area terbakar dilakukan menggunakan algoritma Random Forest berbasis indeks spektral seperti NBR dan NDVI. Hasil analisis menunjukkan tren penurunan signifikan jumlah titik panas dan luasan terbakar dari tahun 2019 hingga 2023, dengan performa model yang tinggi (overall accuracy training 96,7%–98%, testing 94,3%–98%, dan validasi lapangan 88,2%–93,8%). Seluruh hasil visualisasi diintegrasikan dalam Earth Engine Apps “GeoFlare: Detect” yang interaktif dan fungsional sebagai media pemantauan spasial kebakaran. Inovasi ini mendukung upaya mitigasi dan pengendalian karhutla yang selaras dengan SDGs 13 (Penanganan Perubahan Iklim) melalui pengurangan emisi akibat kebakaran, serta SDGs 15 (Ekosistem Daratan) dalam konteks perlindungan ekosistem hutan dan lahan gambut secara berkelanjutan.


Poster PA_Ellen Meiliandini - Ellen Meiliandini_compressed

EVALUASI KESESUAIAN LOKASI MINIMARKET DI KECAMATAN KESAMBI, KOTA CIREBON DENGAN GOOGLE EARTH ENGINE PADA TAHUN 2025
Disusun oleh: Ellen Meiliandini (21/481545/SV/19812)

Penelitian ini mengevaluasi kesesuaian lokasi 32 gerai minimarket di Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon, dengan pendekatan weighted overlay berbasis Google Earth Engine guna mendukung penataan ritel yang berkelanjutan dan selaras dengan tata ruang. Analisis mengintegrasikan delapan parameter spasial, meliputi fungsi jalan, jarak ke pasar tradisional, fasilitas kesehatan dan pendidikan, jarak antar minimarket, kepadatan penduduk, penggunaan lahan, serta zonasi tata ruang. Hasil klasifikasi menunjukkan 6% gerai berada pada lokasi sangat sesuai, 75% cukup sesuai, dan 19% tidak sesuai, dengan rata-rata skor 1,89 yang mengindikasikan tingkat kesesuaian sedang. Temuan ini divisualisasikan dalam Earth Engine Apps “Suailoka Kesambi” yang memperoleh skor usabilitas tinggi sebesar 95,7%, menandakan efektivitas platform dalam mendukung evaluasi spasial berbasis cloud. Penelitian ini berkontribusi pada perencanaan tata ruang dan pemerataan layanan ekonomi perkotaan yang selaras dengan SDGs 11 (Kota dan Permukiman Berkelanjutan), SDGs 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), serta SDGs 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui pemanfaatan teknologi geospasial dalam pengambilan keputusan berbasis data.


Poster Proyek Akhir A2 - Rini Husadiyah_compressed

AIRISMAP: APLIKASI BERBASIS MOBILE SIG UNTUK PEMETAAN JARINGAN IRIGASI MENGGUNAKAN GNSS GEODETIK LOW COST (KASUS: DAERAH IRIGASI VAN DER WIJCK)
Disusun oleh: Rini Husadiyah (21/474373/SV/18906)

Penelitian ini mengembangkan AIRISMAP, aplikasi berbasis Mobile Geographic Information System (Mobile GIS) yang terintegrasi dengan perangkat GNSS geodetik berbiaya rendah (TGS EQ1) untuk mendukung pemetaan jaringan irigasi secara presisi dan efisien di Daerah Irigasi Van Der Wijck, Kabupaten Sleman. Pengembangan dilakukan menggunakan React Native dengan dukungan basis data PostgreSQL-Supabase, serta metode Real Time Kinematic (RTK) berbasis NTRIP untuk memperoleh koordinat berakurasi tinggi secara real-time. Hasil pengujian menunjukkan seluruh fitur aplikasi berjalan dengan baik, dengan nilai usabilitas rata-rata 86,5% yang termasuk kategori sangat layak. Implementasi AIRISMAP tidak hanya mendorong transformasi digital dalam pengelolaan irigasi, tetapi juga berkontribusi pada pencapaian SDG 2 (Zero Hunger) melalui peningkatan efisiensi pengelolaan irigasi pertanian, SDG 6 (Clean Water and Sanitation) dalam pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan, serta SDG 9 (Industry, Innovation and Infrastructure) melalui pemanfaatan inovasi teknologi geospasial berbasis mobile dan GNSS low-cost untuk pembangunan infrastruktur pertanian yang lebih modern dan adaptif.


POSTER WEBGIS DOLAN BUMEN_compressed - Asbian Tunggul Syahputro_compressed

RANCANG BANGUN WEBGIS LAYANAN INFORMASI PARIWISATA DI KABUPATEN KEBUMEN MENGGUNAKAN FRAMEWORK NEXT.JS
Disusun oleh: Asbian Tunggul Syahputro (21/483062/SV/20067)

Penelitian ini mengembangkan WebGIS “Dolan Bumen” sebagai portal layanan informasi pariwisata berbasis geospasial di Kabupaten Kebumen untuk mengatasi keterbatasan promosi dan minimnya penyajian informasi spasial pada situs resmi yang ada. Sistem dibangun menggunakan framework Next.js dengan pendekatan server-side rendering guna meningkatkan performa dan optimasi mesin pencari (SEO), serta memanfaatkan PostgreSQL sebagai basis data spasial. Konsep Location-Based Service (LBS) diterapkan agar pengguna dapat mengakses informasi destinasi, rute, dan fasilitas pendukung secara interaktif dan real time. Perancangan antarmuka dilakukan melalui pendekatan wireframe dengan implementasi Next.js, Tailwind CSS, dan ShadCN untuk menghasilkan tampilan modern, responsif, dan ramah pengguna. Hasil pengujian kebergunaan menunjukkan tingkat kepuasan pengguna sebesar 92,6%, menandakan sistem efektif sebagai media promosi digital sekaligus pendukung perencanaan kunjungan wisata. Penelitian ini berkontribusi pada SDG 8 (Decent Work and Economic Growth) melalui penguatan sektor pariwisata daerah, SDG 9 (Industry, Innovation and Infrastructure) dalam pengembangan infrastruktur digital berbasis geospasial, serta SDG 11 (Sustainable Cities and Communities) melalui penyediaan sistem informasi yang mendukung pengelolaan destinasi secara berkelanjutan.


Poster SiBadar Boyong - Iswanti Rahayu Ningtiyas_compressed

RANCANG BANGUN WEBGIS UNTUK PEMODELAN POTENSI BAHAYA BANJIR LAHAR DINGIN DI DAERAH SUNGAI BOYONG KABUPATEN SLEMAN MENGGUNAKAN APLIKASI HEC-RAS
Disusun oleh: Iswanti Rahayu Ningtiyas (20/464133/SV/18452)

Penelitian ini memodelkan potensi bahaya banjir lahar dingin di sepanjang Sungai Boyong, Kabupaten Sleman, serta mengembangkan sistem informasi berbasis WebGIS untuk mendukung mitigasi bencana. Pemodelan hidrologi dilakukan menggunakan metode Hidrograf Satuan Sintetis (HSS) Nakayasu dengan periode ulang 5 tahun untuk memperoleh debit banjir rencana, yang kemudian disimulasikan secara hidraulik menggunakan HEC-RAS 2D metode unsteady flow. Dengan dukungan data elevasi LiDAR resolusi 10 meter, penelitian ini menghasilkan peta sebaran genangan, kedalaman, dan pola aliran banjir yang selanjutnya dianalisis terhadap penggunaan lahan dan batas administrasi. Hasilnya menunjukkan wilayah hilir Sungai Boyong memiliki tingkat potensi bahaya tinggi, dengan total luas terdampak mencapai 2.165,488 hektar yang tersebar di 9 desa dan 5 kecamatan, didominasi sawah irigasi, permukiman, dan kebun. Sistem WebGIS yang dikembangkan berbasis HTML, CSS, Bootstrap, dan ArcGIS Online memperoleh nilai usabilitas 89% (kategori sangat baik), sementara akurasi klasifikasi penggunaan lahan mencapai 92,31%. Penelitian ini berkontribusi pada SDG 11 (Sustainable Cities and Communities) melalui penguatan sistem mitigasi bencana berbasis spasial, SDG 13 (Climate Action) dalam upaya adaptasi terhadap risiko hidrometeorologi dan vulkanik, serta SDG 9 (Industry, Innovation and Infrastructure) melalui integrasi pemodelan hidrologi–hidraulika dan teknologi WebGIS untuk mendukung perencanaan pengurangan risiko bencana yang komprehensif dan berbasis data.


Poster Penelitian - Resta Oktafiati_compressed

ESTIMASI LAJU EROSI DENGAN METODE USLE UNTUK ARAHAN KONSERVASI LAHAN DI DAS BRIBIN BERBASIS GOOGLE EARTH ENGINE
Disusun oleh: Resta Oktafiati (21/481666/SV/19831)

Penelitian ini mengestimasi laju erosi di DAS Bribin menggunakan metode Universal Soil Loss Equation (USLE) berbasis Google Earth Engine (GEE) untuk mendukung penyusunan arahan konservasi lahan. Dengan memanfaatkan parameter curah hujan (R), erodibilitas tanah (K), panjang dan kemiringan lereng (LS), penutup lahan (C), serta praktik konservasi (P), penelitian ini menghasilkan peta distribusi erosi yang kemudian dikombinasikan dengan kedalaman solum tanah untuk menentukan Tingkat Bahaya Erosi (TBE). Hasil analisis menunjukkan bahwa kategori erosi Sedang tersebar merata, sementara kelas Berat (14,60%) dan Sangat Berat (25,13%) terkonsentrasi di bagian barat daya dan timur DAS yang didominasi lereng curam dan tanah dangkal. Arahan konservasi disusun secara adaptif melalui pendekatan vegetatif dan mekanik, dengan prioritas pada wilayah berisiko tinggi. Seluruh hasil divisualisasikan dalam aplikasi interaktif Earth Engine Apps bernama EroSave guna meningkatkan aksesibilitas informasi spasial dan mendukung pengambilan keputusan. Penelitian ini berkontribusi pada SDG 15 (Life on Land) melalui upaya pencegahan degradasi lahan dan rehabilitasi DAS, SDG 13 (Climate Action) dalam penguatan ketahanan terhadap dampak perubahan iklim dan variabilitas curah hujan, serta SDG 6 (Clean Water and Sanitation) melalui perlindungan kualitas dan keberlanjutan sumber daya air di wilayah DAS.


Poster - Ayu Azhari Putri_compressed

PEMETAAN LAHAN KRITIS DI SUB-DAS OYO KABUPATEN GUNUNGKIDUL
Disusun oleh: Ayu Azhari Putri (21/483154/SV/20101)

Penelitian ini memetakan kondisi lahan kritis secara spasial di Sub-DAS Oyo, Kabupaten Gunungkidul, sebagai respons terhadap potensi degradasi lahan akibat erosi, topografi yang beragam, dan praktik penggunaan lahan yang kurang berkelanjutan. Pemetaan dilakukan dengan mengacu pada Perdirjen PDASHL P.3/2018 menggunakan parameter penggunaan lahan, laju erosi, kemiringan lereng, dan fungsi kawasan yang diolah melalui Sistem Informasi Geografis (SIG) menggunakan ArcGIS Desktop dan ArcGIS Online. Hasil analisis menunjukkan klasifikasi tingkat kekritisan lahan mulai dari tidak kritis hingga sangat kritis, baik di dalam maupun di luar kawasan hutan. Informasi tersebut kemudian disajikan melalui Instant App ArcGIS Online yang memuat visualisasi spasial dan arahan konservasi tanah dan air dalam bentuk teknik vegetatif, mekanik, dan kimia. Pengujian alpha dan beta menunjukkan sistem berjalan efektif, efisien, dan mudah digunakan. Penelitian ini berkontribusi pada SDG 15 (Life on Land) melalui upaya pencegahan degradasi dan rehabilitasi lahan, SDG 13 (Climate Action) dalam mendukung adaptasi terhadap dampak perubahan iklim yang memperparah erosi dan kekritisan lahan, serta SDG 6 (Clean Water and Sanitation) melalui penguatan pengelolaan DAS untuk menjaga keberlanjutan sumber daya air.


Poster HydroReport - Rafi Katsirun Nawal_compressed

RANCANG BANGUN WEBGIS UNTUK MITIGASI KEKERINGAN DI KABUPATEN GUNUNGKIDUL MENGGUNAKAN FRAMEWORK LARAVEL DAN REACT JS
Disusun oleh: Rafi Katsirun Nawal (21/483220/SV/20117)

Penelitian ini mengembangkan WebGIS untuk mendukung mitigasi bencana kekeringan di Kabupaten Gunungkidul yang memiliki tingkat kerentanan tinggi, khususnya pada musim kemarau. Sistem dirancang untuk menyajikan informasi spasial secara cepat, interaktif, dan real-time terkait wilayah terdampak kekeringan, sekaligus menyediakan fitur pelaporan masyarakat guna memperkuat respons dan pengambilan keputusan. Pengembangan dilakukan melalui tahapan analisis kebutuhan, perancangan, implementasi, dan pengujian dengan memanfaatkan Laravel sebagai backend untuk pengelolaan logika aplikasi dan API, serta React JS sebagai frontend guna menghadirkan antarmuka yang responsif dan mudah digunakan. Hasil pengujian black-box dan beta testing menunjukkan nilai usability index sebesar 90,3% (kategori sangat baik), yang menandakan sistem berjalan efektif dan layak digunakan. Penelitian ini berkontribusi pada SDG 6 (Clean Water and Sanitation) melalui penguatan pengelolaan informasi krisis air, SDG 11 (Sustainable Cities and Communities) dalam meningkatkan kesiapsiagaan dan ketahanan masyarakat terhadap bencana, serta SDG 13 (Climate Action) melalui dukungan sistem berbasis teknologi untuk adaptasi terhadap dampak perubahan iklim dan kekeringan ekstrem.


Poster A2_Balkish Adien Rachmay - Balkish Adien Rachmay_compressed

Aplikasi Berbasis Komputasi Awan untuk Pemetaan Daerah Rawan Tanah Longsor dengan Metode Pembobotan Tertimbang di Kabupaten Trenggalek Tahun 2023
Disusun oleh: Balkish Adien Rachmay (21/482371/SV/19930)

Penelitian ini memetakan sebaran daerah rawan tanah longsor di Kabupaten Trenggalek menggunakan Google Earth Engine (GEE) dengan metode pembobotan tertimbang serta menyajikannya dalam bentuk Earth Engine Apps berbasis komputasi awan. Parameter yang digunakan meliputi kemiringan lereng, curah hujan, geologi, jenis tanah, dan penutup lahan yang diolah dari data DEMNAS, Citra Sentinel-2 Level-2A, serta data tematik terkait. Setiap parameter diklasifikasikan, diberi skor, dan bobot sesuai tingkat pengaruhnya terhadap potensi longsor. Hasil analisis menunjukkan wilayah bagian tengah dan selatan—seperti Kecamatan Munjungan, Dongko, Watulimo, Panggul, dan Pule—didominasi kelas kerawanan tinggi akibat topografi perbukitan dan curah hujan tinggi, sementara wilayah utara cenderung berada pada kelas rendah hingga sedang. Uji validasi menghasilkan tingkat akurasi 73%, sedangkan uji usabilitas aplikasi mencapai 90,97%, menunjukkan sistem sangat baik dan mudah digunakan. Penelitian ini berkontribusi pada SDG 11 (Sustainable Cities and Communities) melalui penguatan mitigasi bencana berbasis spasial, SDG 13 (Climate Action) dalam mendukung adaptasi terhadap risiko bencana hidrometeorologi, serta SDG 9 (Industry, Innovation and Infrastructure) melalui pemanfaatan komputasi awan untuk analisis dan diseminasi informasi kebencanaan secara efisien dan terbuka.


Poster Proyek Akhir Afifah - Afifah Progestina Hafizh_compressed

SPASIO-TEMPORAL URBAN HEAT ISLAND (UHI) DI KABUPATEN BEKASI MENGGUNAKAN CITRA LANDSAT 8 DAN GOOGLE EARTH ENGINE TAHUN 2014–2024
Disusun oleh: Afifah Progestina Hafizh (21/480857/SV/19699)

Penelitian ini menganalisis dinamika spasial dan temporal fenomena Urban Heat Island (UHI) di Kabupaten Bekasi periode 2014, 2019, dan 2024 menggunakan citra Landsat 8 dan Google Earth Engine (GEE). Suhu Permukaan Lahan (Land Surface Temperature/LST) diekstraksi dari Band 10 Landsat 8 OLI/TIRS, sementara indeks tutupan lahan (NDVI, NDBI, MNDWI) dihitung dari band multispektral untuk mengidentifikasi pengaruh vegetasi, lahan terbangun, dan badan air terhadap intensitas UHI. Analisis Hot Spot (Getis-Ord Gi*) dilakukan menggunakan ArcGIS Pro, serta uji korelasi Pearson untuk mengukur hubungan antara LST dan indeks tutupan lahan. Hasil menunjukkan peningkatan luas hotspot UHI dari 179,79 km² (13,96%) pada 2014 menjadi 205,86 km² (15,98%) pada 2024, terutama di kawasan industri seperti Tambun Selatan dan Cikarang Barat. Korelasi menunjukkan hubungan negatif sedang antara NDVI dan LST (r = -0,56), positif kuat antara NDBI dan LST (r = 0,75), serta negatif sangat kuat antara MNDWI dan LST (r = -0,86), menegaskan bahwa vegetasi dan badan air berperan sebagai penurun suhu, sementara lahan terbangun meningkatkan intensitas panas. Validasi menghasilkan MAE 5,41°C dengan korelasi r = 0,59, menunjukkan akurasi yang memadai untuk skala regional. Visualisasi interaktif disajikan melalui Earth Engine Apps BKS-HEAT untuk mendukung perencanaan tata ruang. Penelitian ini berkontribusi pada SDG 11 (Sustainable Cities and Communities) melalui penguatan perencanaan kota berkelanjutan, SDG 13 (Climate Action) dalam mitigasi dampak perubahan iklim perkotaan, serta SDG 15 (Life on Land) melalui penegasan pentingnya ruang terbuka hijau dan badan air dalam menjaga keseimbangan lingkungan perkotaan.


poster-yudis-normal - Rochmat Fajar Nugroho_compressed

RANCANG BANGUN WEBGIS UNTUK INFORMASI KAWASAN RAWAN BENCANA VULKANIK DAN MITIGASINYA DI GUNUNG MERAPI MENGGUNAKAN FRAMEWORK LARAVEL DAN REACT JS
Disusun oleh: Rochmat Fajar Nugroho (21/482910/SV/20016)

Penelitian ini menghasilkan WebGIS “SiagaMerapi” sebagai platform informasi spasial interaktif untuk mendukung mitigasi bencana vulkanik Gunung Merapi di Kabupaten Sleman. Sistem dikembangkan menggunakan Laravel sebagai backend, ReactJS sebagai frontend, PostgreSQL untuk basis data spasial, serta Leaflet untuk visualisasi peta, dengan fitur utama meliputi peta Kawasan Rawan Bencana (KRB), jalur evakuasi, lokasi barak pengungsian, status aktivitas gunung, serta informasi mitigasi terkini. Selain itu, sistem dilengkapi analisis spasial seperti perhitungan jarak metode Haversine, pencarian jalur terpendek menggunakan algoritma Dijkstra melalui API OSRM, dan analisis distribusi pengungsian berbasis heatmap. Hasil pengujian menunjukkan seluruh fitur berjalan optimal dengan tingkat usabilitas sangat baik (skor 4,77/5), menandakan kesiapan sistem sebagai media informasi publik dan pendukung pengambilan keputusan. Inovasi ini berkontribusi pada penguatan ketahanan bencana dan kesiapsiagaan masyarakat yang sejalan dengan SDGs 11 (Kota dan Permukiman Berkelanjutan), SDGs 13 (Penanganan Perubahan Iklim), serta SDGs 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui pemanfaatan teknologi digital untuk perlindungan wilayah rawan bencana.


D4-2025-474596-poster - ANISSA SEPHIA WULANDARI_compressed

KOMPARASI MODEL DEEP LEARNING U-NET DAN SAM-LORA UNTUK DETEKSI BIDANG SAWAH CITRA RESOLUSI TINGGI DESA PONCOSARI KABUPATEN BANTUL TAHUN 2023 MENGGUNAKAN ARCGIS
Disusun oleh: Anissa Sephia Wulandari (21/474596/SV/18989)

Penelitian ini membandingkan kinerja dua model Deep Learning, yaitu U-Net (backbone ResNet34) dan SAM-LoRA (backbone ViT-B), dalam mendeteksi satuan bidang sawah pada citra resolusi tinggi di Desa Poncosari, Kabupaten Bantul. Proses pelatihan dilakukan dengan skema pembagian data 80:20 serta pengaturan hiperparameter yang sama (learning rate 0,001; batch size 4; maksimum 20 epoch dengan early stopping), baik dengan maupun tanpa augmentasi (rotasi dan kontras). Hasil evaluasi menunjukkan bahwa SAM-LoRA memperoleh performa terbaik dengan nilai mIoU tertinggi sebesar 0,7909 tanpa augmentasi, dibandingkan U-Net sebesar 0,7568. Meskipun waktu pelatihan SAM-LoRA lebih lama, model ini mampu menghasilkan segmentasi yang lebih detail dan mudah diinterpretasikan, sementara U-Net lebih konsisten dan sederhana dalam implementasi. Kedua model terbukti jauh lebih efisien dibanding digitasi manual dalam pemetaan sawah skala kecil maupun luas. Penelitian ini mendukung SDG 2 (Zero Hunger) melalui optimalisasi pemetaan lahan pertanian untuk ketahanan pangan, SDG 9 (Industry, Innovation and Infrastructure) melalui pemanfaatan kecerdasan buatan dalam analisis geospasial, serta SDG 15 (Life on Land) dalam pengelolaan dan perlindungan lahan pertanian secara berkelanjutan berbasis data presisi.


Poster Yudisiumm Faya - Faya Husna Fitriana_compressed

PEMETAAN KESESUAIAN LAHAN UNTUK PENGEMBANGAN CABAI RAWIT (Capsicum frutescens L.) DI KABUPATEN SLEMAN MELALUI PENDEKATAN ANALISIS OVERLAY TERBOBOT
Disusun oleh: Faya Husna Fitriana (21/483192/SV/20112)

Penelitian ini menganalisis tingkat kesesuaian lahan untuk pengembangan cabai rawit di Kabupaten Sleman melalui pendekatan overlay terbobot berbasis Sistem Informasi Geografis. Mengacu pada kriteria Wahyunto et al. (2016), analisis dilakukan menggunakan sembilan parameter fisik, yaitu pH tanah, kejenuhan basa, kapasitas tukar kation, kedalaman efektif tanah, kemiringan lereng, curah hujan, temperatur, tekstur tanah, dan drainase, yang bersumber dari DEMNAS, BBPSL, BBWS Serayu Opak, dan ATR/BPN Sleman. Hasil menunjukkan bahwa 70% wilayah (11.054 ha) tergolong Sangat Sesuai (S1) dan 30% (4.804 ha) Cukup Sesuai (S2), dengan potensi terbesar berada di Kecamatan Moyudan, Minggir, Kalasan, dan Godean. Informasi tersebut divisualisasikan melalui dashboard interaktif ArcGIS Online yang memungkinkan pengguna mengeksplorasi data per kecamatan guna mendukung pengambilan keputusan berbasis spasial. Penelitian ini berkontribusi pada SDG 2 (Zero Hunger) melalui optimalisasi produksi hortikultura untuk ketahanan pangan dan stabilitas harga, SDG 12 (Responsible Consumption and Production) melalui pemanfaatan lahan sesuai daya dukungnya, serta SDG 15 (Life on Land) dalam mendukung pengelolaan sumber daya lahan secara berkelanjutan dan berbasis data.


POSTER_JASMINE CANTIKA ARW_473277 - Jasmine Cantika Ar Riza Widyastama_compressed

PEMANFAATAN CITRA SENTINEL-2A UNTUK ANALISIS PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN PERTANIAN MENJADI NON PERTANIAN MENGGUNAKAN GOOGLE EARTH ENGINE (Studi Kasus: Jalan Tol Solo–Jogja Kabupaten Klaten, Jawa Tengah)
Disusun oleh: Jasmine Cantika Ar Riza Widyastama (21/473277/SV/18819)

Penelitian ini menganalisis perubahan penggunaan lahan pertanian menjadi non-pertanian akibat pembangunan Jalan Tol Solo–Yogyakarta di Kabupaten Klaten periode 2021–2024 dengan memanfaatkan citra Sentinel-2A dan metode klasifikasi Random Forest pada platform Google Earth Engine (GEE). Proses analisis meliputi cloud masking, klasifikasi enam kelas tutupan lahan, serta penyederhanaan menjadi dua kategori utama, yaitu pertanian dan non-pertanian. Hasil menunjukkan bahwa luas lahan pertanian pada zona buffer mengalami penurunan dari 3.952,11 hektar (2021) menjadi 3.748,33 hektar (2024), berkurang ±203,78 hektar, sementara lahan non-pertanian meningkat dengan luasan yang sama, terutama pada zona 0–500 meter dari badan jalan tol yang didominasi konversi menjadi lahan terbangun. Visualisasi perubahan disajikan melalui Earth Engine Apps interaktif dengan nilai usabilitas 88,55% (kategori excellent berdasarkan SUS), menunjukkan aplikasi efektif dan mudah digunakan. Penelitian ini berkontribusi pada SDG 2 (Zero Hunger) melalui pemantauan perlindungan lahan pertanian untuk ketahanan pangan, SDG 11 (Sustainable Cities and Communities) dalam mendukung perencanaan tata ruang berkelanjutan di sekitar infrastruktur strategis, serta SDG 15 (Life on Land) melalui pengendalian alih fungsi lahan dan pengelolaan sumber daya darat secara lebih bijak berbasis data spasial.


Poster_Annisya Tadzkiah Vidiarini - Annisya Tadzkiah Vidiarini

ANALISIS PERUBAHAN TUTUPAN LAHAN DI WILAYAH BAHAYA KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS DI KABUPATEN KUBU RAYA TAHUN 2019–2023
Disusun oleh: Annisya Tadzkiah Vidiarini (21/481137/SV/19735)

Penelitian ini menganalisis perubahan tutupan lahan pada wilayah bahaya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Kubu Raya periode 2019–2023 menggunakan pendekatan Sistem Informasi Geografis. Pemetaan bahaya dilakukan melalui metode weighted overlay dengan tiga parameter utama, yaitu tutupan lahan hasil klasifikasi citra Sentinel-2 menggunakan algoritma Random Forest, jenis tanah yang telah direklasifikasi, serta curah hujan hasil interpolasi kriging data CHIRPS. Analisis change detection antara peta tutupan lahan tahun 2019 dan 2023 menghasilkan informasi dinamika perubahan setiap kelas tutupan lahan, yang kemudian dioverlay dengan peta bahaya untuk mengidentifikasi perubahan pada zona berisiko tinggi. Hasil menunjukkan bahwa Kabupaten Kubu Raya didominasi kelas bahaya sedang seluas 431.743,79 ha, dengan peningkatan tutupan lahan yang berkontribusi pada kelas bahaya tinggi terutama pada semak belukar (58.619,01 ha) dan tegalan (20.074,09 ha). Seluruh hasil divisualisasikan melalui ArcGIS Dashboard yang dilengkapi peta interaktif, grafik, dan indikator sebagai alat monitoring dan pendukung pengambilan keputusan. Penelitian ini berkontribusi pada SDG 13 (Climate Action) melalui penguatan mitigasi risiko kebakaran hutan dan lahan, SDG 15 (Life on Land) dalam perlindungan ekosistem daratan dari degradasi akibat karhutla, serta SDG 11 (Sustainable Cities and Communities) melalui penyediaan sistem informasi untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan pengelolaan risiko bencana berbasis data spasial.


BioAtlas - Adzkia Rahmatillah_compressed

RANCANG BANGUN WEBGIS INVENTARISASI TUMBUHAN (KASUS: AREA VEGETASI SEAMEO BIOTROP)
Disusun oleh: Adzkia Rahmatillah (21/479147/SV/19445)

Penelitian ini merancang dan membangun sistem WebGIS untuk mendukung inventarisasi tumbuhan di kawasan vegetasi SEAMEO BIOTROP yang memiliki keanekaragaman hayati tinggi, namun sebelumnya belum terintegrasi dalam sistem digital yang terstruktur. Basis data yang disusun mencakup informasi nama lokal dan ilmiah, jenis vegetasi, status konservasi, koordinat geografis, serta dokumentasi visual tumbuhan. Pengembangan sistem dilakukan menggunakan framework Laravel dan MySQL sebagai manajemen basis data, dengan pengolahan spasial menggunakan QGIS serta visualisasi peta interaktif berbasis Leaflet. Hasil penelitian menunjukkan bahwa WebGIS BioAtlas berhasil menyediakan basis data spasial yang sistematis dan responsif, dengan tingkat kelayakan (usability) sebesar 87%, sehingga layak dimanfaatkan sebagai sarana inventarisasi, pengelolaan, konservasi, dan edukasi biodiversitas. Penelitian ini mendukung SDG 15 (Life on Land) melalui penguatan konservasi keanekaragaman hayati, SDG 9 (Industry, Innovation and Infrastructure) melalui pengembangan sistem informasi berbasis web untuk pengelolaan data ilmiah, serta SDG 4 (Quality Education) dengan menyediakan media digital yang mendukung pembelajaran dan penelitian biodiversitas secara interaktif.


Poster - ISTIQOMATUN NISA_compressed

PEMANTAUAN WILAYAH TERDAMPAK KEKERINGAN BERBASIS KOMPUTASI AWAN MENGGUNAKAN METODE VEGETATION CONDITION INDEX (VCI) DI KABUPATEN CILACAP PADA TAHUN 2019–2024
Disusun oleh: Istiqomatunnisa (20/464132/SV/18451)

Penelitian ini mengangkat isu kekeringan pertanian sebagai tantangan krusial di wilayah agraris seperti Kabupaten Cilacap, yang pada tahun 2023 tercatat ratusan hektar lahan terdampak kekeringan. Studi ini bertujuan memantau dan memetakan sebaran wilayah terdampak kekeringan periode 2019–2024 menggunakan metode Vegetation Condition Index (VCI) berbasis komputasi awan melalui Google Earth Engine. Data yang digunakan berupa citra MODIS Terra Vegetation Indices 16-Day Global 250m pada periode April–Oktober, dengan analisis NDVI sebagai indikator kondisi vegetasi yang merepresentasikan lengas tanah. Hasil analisis menunjukkan wilayah bagian tengah dan selatan Cilacap, khususnya Kecamatan Gandrungmangu, Bantarsari, dan Sampang, dominan mengalami kondisi kering parah hingga ekstrem, meskipun secara luasan rata-rata kondisi tidak mengalami kekeringan masih mendominasi. Validasi lapangan menunjukkan tingkat akurasi sebesar 80% (kategori baik). Hasil pemantauan divisualisasikan dalam Earth Engine Apps dengan fitur Split Panel Map untuk membandingkan kondisi antar waktu secara interaktif. Penelitian ini berkontribusi pada SDG 2 (Tanpa Kelaparan) melalui dukungan terhadap ketahanan pangan berbasis pemantauan pertanian, SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim) melalui upaya mitigasi dan adaptasi terhadap bencana kekeringan, serta SDG 15 (Ekosistem Daratan) melalui pemantauan kondisi vegetasi secara berkelanjutan berbasis teknologi geospasial.


Poster - Arza Bili Yusuf_compressed

PEMANFAATAN CITRA SENTINEL-2A MULTITEMPORAL UNTUK IDENTIFIKASI DAMPAK KEBAKARAN (dNBR) TERHADAP VEGETASI TAHUN 2019–2023: STUDI DI KABUPATEN PULANG PISAU, KALIMANTAN TENGAH
Disusun oleh: Arza Bili Yusuf (21/482951/SV/20024)

Penelitian ini mengkaji dampak kebakaran hutan dan lahan gambut terhadap kondisi vegetasi di Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, selama periode 2019–2023. Dengan memanfaatkan citra Sentinel-2A multitemporal, analisis dilakukan menggunakan indeks Differenced Normalized Burn Ratio (dNBR) untuk mengidentifikasi tingkat keparahan kebakaran. Pengolahan data dilakukan melalui Google Earth Engine dengan tahapan filtering citra pra- dan pasca-kebakaran, masking awan, perhitungan NBR dan dNBR, serta klasifikasi tingkat keparahan menjadi empat kelas: tidak terbakar/regenerasi, rendah, sedang, dan tinggi. Hasil analisis menunjukkan dinamika luas area terdampak, dengan puncak kejadian pada tahun 2019, menurun pada 2021, dan kembali meningkat pada 2023. Uji akurasi menggunakan confusion matrix menghasilkan nilai sebesar 0,71 (kategori baik), yang diperkuat melalui validasi lapangan di wilayah rawan seperti Kahayan Hilir dan Sebangau. Penelitian ini memberikan kontribusi strategis dalam mendukung perencanaan restorasi lahan gambut dan pengelolaan risiko kebakaran, sejalan dengan SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim) melalui upaya mitigasi bencana kebakaran, SDG 15 (Ekosistem Daratan) dalam perlindungan dan pemulihan ekosistem hutan dan lahan gambut, serta SDG 11 (Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan) melalui penguatan sistem informasi spasial untuk pengurangan risiko bencana dan peningkatan ketahanan wilayah.


Poster Penelitian - Zuyina Zahrotul Fajriyah_compressed

PEMANFAATAN CITRA SATELIT LANDSAT 8 UNTUK PEMETAAN KEKERINGAN PERTANIAN BERBASIS VEGETATION HEALTH INDEX DI KABUPATEN GROBOGAN TAHUN 2024
Disusun oleh: Zuyina Zahrotul Fajriyah (21/482971/SV/19883)

Penelitian ini memetakan kekeringan pertanian di Kabupaten Grobogan tahun 2024 menggunakan citra Landsat 8 yang diolah melalui Google Earth Engine dengan pendekatan Vegetation Health Index (VHI), yang mengintegrasikan Vegetation Condition Index (VCI) dan Temperature Condition Index (TCI) berbasis data NDVI dan Land Surface Temperature (LST). Analisis difokuskan pada periode Juli dan Agustus 2024 untuk mengidentifikasi variasi spasial tingkat kekeringan di lahan pertanian. Hasil menunjukkan sebagian besar wilayah berada pada klasifikasi tidak mengalami kekeringan (No Drought), meskipun terdapat variasi antar kecamatan, dengan tingkat akurasi statistik yang sangat tinggi dibandingkan data laporan puso dari Dinas Pertanian. Meskipun demikian, penelitian ini juga menyoroti keterbatasan pendekatan statistik dalam merepresentasikan akurasi spasial secara menyeluruh. Informasi spasial yang dihasilkan memberikan dasar penting bagi perencanaan mitigasi dan adaptasi sektor pertanian, sekaligus mendukung pencapaian SDGs 2 (Tanpa Kelaparan) melalui penguatan ketahanan pangan, SDGs 13 (Penanganan Perubahan Iklim) dalam konteks adaptasi kekeringan, serta SDGs 15 (Ekosistem Daratan) melalui pengelolaan sumber daya lahan yang berkelanjutan.


Poster-Ellena Nurlaila - Ellena Nurlaila_compressed

RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI JALAN DAN BANGUNAN KAMPUS UNIVERSITAS GADJAH MADA YOGYAKARTA (WEBGIS GAMAKU)
Disusun oleh: Ellena Nurlaila (21/478667/SV/19360)

Penelitian ini bertujuan merancang dan membangun WebGIS Gamaku sebagai sistem informasi spasial jalan dan bangunan di lingkungan Kampus Universitas Gadjah Mada guna mendukung pengelolaan prasarana yang tertata, efektif, dan responsif. Sistem dikembangkan berbasis web menggunakan framework Laravel 11 dengan dukungan PHP, HTML, CSS, dan JavaScript, peta interaktif berbasis Leaflet JS, serta basis data spasial PostgreSQL yang diolah melalui ArcGIS dan QGIS. WebGIS ini menyediakan akses berbasis peran (publik, pengguna terdaftar, dan admin) serta fitur pelaporan kerusakan prasarana yang terintegrasi secara digital sehingga mampu mempercepat proses pemeliharaan dan meningkatkan efektivitas pengelolaan fasilitas kampus, dengan tingkat usabilitas mencapai 92% yang menunjukkan sistem sangat layak digunakan. Pengembangan ini berkontribusi terhadap pencapaian SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui pemanfaatan teknologi geospasial untuk penguatan infrastruktur digital, SDG 11 (Kota dan Permukiman Berkelanjutan) melalui pengelolaan kawasan kampus yang aman dan berkelanjutan, serta SDG 16 (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh) melalui peningkatan transparansi dan tata kelola prasarana berbasis sistem informasi.


Poster PA Ikhwan new_compressed

RANCANG BANGUN APLIKASI PEMETAAN DAERAH KEBAKARAN HUTAN BERBASIS WEBGIS DI KOTA SANGATTA
Disusun oleh: Muhammad Ikhwan Dian Kusuma (21/479867/SV/19542)

Penelitian ini merancang dan membangun aplikasi WebGIS BumiBiru sebagai sistem pemetaan dan pelaporan kebakaran hutan di Kota Sangatta guna meningkatkan akses informasi yang aktual, responsif, dan berbasis spasial. Sistem dikembangkan menggunakan Laravel sebagai backend dengan integrasi basis data spasial dan peta interaktif untuk memvisualisasikan lokasi kebakaran, dilengkapi analisis hotspot menggunakan metode clustering guna mengidentifikasi wilayah rawan berdasarkan kedekatan dan intensitas titik api. Aplikasi ini menyediakan fitur pelaporan langsung oleh masyarakat untuk mendorong partisipasi publik serta mendukung pemantauan dan pengambilan keputusan secara cepat dan tepat. Hasil uji usabilitas menunjukkan nilai 87% yang menandakan sistem memiliki kinerja sangat baik dan mudah digunakan, sehingga efektif dalam mendukung mitigasi kebakaran hutan. Pengembangan ini berkontribusi terhadap SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim) melalui penguatan sistem mitigasi kebakaran, SDG 15 (Ekosistem Daratan) dalam upaya perlindungan hutan dan keanekaragaman hayati, serta SDG 11 (Kota dan Permukiman Berkelanjutan) melalui peningkatan ketangguhan wilayah terhadap risiko bencana berbasis teknologi geospasial.


Poster - Prastika Devi Maharani_compressed

ANALISIS PERUBAHAN GARIS PANTAI TERHADAP SEKTOR EKONOMI DI SEPANJANG PANTAI KULONPROGO DIY TAHUN 2018, 2020, 2022 DAN 2024
Disusun oleh: Prastika Devi Maharani (21/482854/SV/20007)

Penelitian ini menganalisis dinamika perubahan garis pantai di pesisir Kabupaten Kulonprogo periode 2018–2024 serta dampaknya terhadap sektor ekonomi masyarakat pesisir yang rentan terhadap abrasi akibat gelombang tinggi Samudra Hindia. Analisis dilakukan menggunakan citra Sentinel-2A yang diakuisisi pada kondisi pasang maksimum dan diolah melalui Digital Shoreline Analysis System (DSAS) dengan parameter Net Shoreline Movement (NSM), End Point Rate (EPR), dan Shoreline Change Envelope (SCE), serta dilengkapi survei dan wawancara lapangan untuk mengidentifikasi dampak sosial ekonomi. Hasil menunjukkan bahwa segmen Pantai Trisik mengalami abrasi signifikan dengan kemunduran garis pantai hingga puluhan meter tiap dua tahun, yang berdampak pada berkurangnya lahan tambak, penurunan produktivitas pertanian akibat intrusi air laut, serta hilangnya aset ekonomi masyarakat sehingga memicu pergeseran mata pencaharian ke sektor pertanian lahan kering dengan produktivitas lebih rendah. Kondisi ini menempatkan sebagian wilayah pesisir Kulonprogo pada tingkat risiko ekonomi sedang hingga tinggi, sehingga penelitian ini berkontribusi terhadap SDG 14 (Ekosistem Laut) melalui upaya pemantauan dinamika pesisir, SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim) dalam konteks adaptasi wilayah terhadap dampak perubahan lingkungan, serta SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui analisis keberlanjutan ekonomi masyarakat pesisir terdampak abrasi.


POSTER BBJ APP_Naufal - Naufal Kusuma Putra_compressed

BBJ APP: APLIKASI MOBILE UNTUK MENDUKUNG UPAYA PENGURANGAN SAMPAH SISA MAKANAN DENGAN LAYANAN BERBASIS LOKASI (STUDI KASUS: KALURAHAN CATURTUNGGAL)
Disusun oleh: Naufal Kusuma Putra (21/475411/SV/19106)

Penelitian ini mengembangkan BBJ App sebagai aplikasi mobile berbasis lokasi untuk mendukung pengurangan sampah sisa makanan di Kalurahan Caturtunggal, Kabupaten Sleman, di mana sisa makanan menjadi komponen dominan timbulan sampah rumah tangga. Sistem dibangun menggunakan metode Waterfall dan dikembangkan dengan framework React Native yang terintegrasi dengan teknologi Mobile GIS untuk memfasilitasi distribusi makanan berlebih secara efisien dan terorganisir. Aplikasi ini menghubungkan donatur dengan penerima manfaat melalui peran Food Heroes, serta dilengkapi fitur input donasi, pencarian donatur, peta persebaran real-time, registrasi pengguna, dan informasi edukatif terkait pengurangan food waste. Hasil pengujian menunjukkan tingkat usabilitas sebesar 93,70% dengan kategori sangat baik, menandakan aplikasi efektif dalam mendukung sistem distribusi makanan berbasis data spasial yang transparan dan tepat sasaran. Pengembangan ini berkontribusi terhadap SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab) melalui pengurangan limbah makanan, SDG 2 (Tanpa Kelaparan) dengan mendukung redistribusi pangan layak konsumsi kepada masyarakat yang membutuhkan, serta SDG 11 (Kota dan Permukiman Berkelanjutan) melalui penguatan sistem pengelolaan sampah perkotaan berbasis teknologi digital.


Poster A2 - Akhtar Reyhansyach_compressed

RANCANG BANGUN WEBMAP PELAYANAN PENGELOLAAN SAMPAH DINAS LINGKUNGAN HIDUP KABUPATEN SIKKA, PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR
Disusun oleh: Akhtar Reyhansyach (21/479474/SV/19520)

Penelitian ini mengembangkan WebMap interaktif berbasis React dan Firebase untuk meningkatkan efektivitas dan transparansi pelayanan pengelolaan sampah di Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sikka yang sebelumnya masih bergantung pada peta cetak statis dan pemantauan armada secara manual. Sistem ini dirancang melalui tahapan analisis kebutuhan, perancangan antarmuka, implementasi, dan pengujian, dengan fitur utama berupa penyajian data spasial ruas jalan pelayanan pengangkutan dan penyapuan, lokasi kontainer sampah, lokasi TPA, serta live location sharing untuk memantau armada pengangkut secara real-time. Hasil pengujian menunjukkan seluruh fitur berjalan sesuai skenario dan memenuhi kriteria penerimaan pengguna, serta memberikan manfaat berupa peningkatan kualitas pelaporan, efisiensi operasional tanpa kendaraan pemantau tambahan, dan transparansi informasi bagi masyarakat. Pengembangan ini berkontribusi terhadap SDG 11 (Kota dan Permukiman Berkelanjutan) melalui penguatan sistem pengelolaan sampah perkotaan, SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab) melalui peningkatan tata kelola limbah yang lebih efektif, serta SDG 16 (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh) melalui transparansi dan akuntabilitas layanan publik berbasis teknologi geospasial.


Copy of Poster (1) - Danniel Immanuelle Kristo Joaan

PEMETAAN WILAYAH PRIORITAS INTERVENSI STUNTING BERDASARKAN FAKTOR SANITASI TOTAL DI KABUPATEN GUNUNGKIDUL
Disusun oleh: Danniel Immanuelle Kristo Joaan (21/474597/SV/18990)

Penelitian ini bertujuan memetakan wilayah prioritas intervensi stunting di Kabupaten Gunungkidul berdasarkan faktor sanitasi total sebagai salah satu determinan utama gangguan pertumbuhan anak akibat kekurangan gizi kronis. Dengan prevalensi stunting sebesar 14,37%, diperlukan pendekatan berbasis spasial untuk mendukung penentuan kebijakan yang tepat sasaran. Analisis dilakukan menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG) melalui metode overlay dan skoring untuk mengidentifikasi tingkat prioritas wilayah, yang kemudian divisualisasikan dalam dashboard “STUNISASI: Stunting dan Sanitasi Kabupaten Gunungkidul”. Hasilnya menunjukkan 36 kalurahan termasuk Prioritas I, 58 kalurahan Prioritas II, 9 kalurahan Prioritas III, dan 11 kalurahan Prioritas IV, sehingga memberikan dasar spasial yang sistematis dalam perencanaan intervensi kesehatan lingkungan dan perbaikan sanitasi. Penelitian ini berkontribusi terhadap SDG 2 (Tanpa Kelaparan) melalui upaya penurunan stunting, SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) dalam peningkatan derajat kesehatan masyarakat, serta SDG 6 (Air Bersih dan Sanitasi Layak) melalui penguatan perencanaan intervensi berbasis kondisi sanitasi wilayah.


Keseluruhan proyek akhir pada Wisuda Periode I Tahun Akademik 2025/2026 Program Studi Sarjana Terapan Sistem Informasi Geografis SV UGM menunjukkan kematangan mahasiswa dalam memanfaatkan teknologi geospasial mutakhir untuk menghasilkan solusi yang terukur, efisien, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat. Integrasi komputasi awan melalui Google Earth Engine, penerapan machine learning dan deep learning, analisis spasio-temporal jangka panjang, serta pengembangan WebGIS dan aplikasi mobile menjadi bukti transformasi digital yang semakin kuat dalam bidang geospasial.

Ragam tema yang diangkat mulai dari ketahanan bencana, konservasi sumber daya alam, ketahanan pangan, pengelolaan wilayah pesisir, tata ruang, hingga isu sosial seperti pengurangan sampah dan intervensi stunting menegaskan peran strategis Sistem Informasi Geografis dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan kebijakan berbasis data. Karya-karya ini tidak hanya menampilkan keunggulan teknis, tetapi juga keberpihakan pada kebermanfaatan publik dan penguatan ketahanan wilayah.

Selamat kepada para lulusan Wisuda Periode I Tahun Akademik 2025/2026. Semoga kompetensi dan inovasi yang telah dibangun menjadi kontribusi nyata bagi kemajuan ilmu pengetahuan, masyarakat, dan pembangunan Indonesia.


Kontak:
Program Studi Sarjana Terapan Sistem Informasi Geografis
Departemen Teknologi Kebumian
Sekolah Vokasi UGM
Email: str-sig.sv@ugm.ac.id
Telepon: (0274) 551255 ; +6285740262040
Website: sig.sv.ugm.ac.id

Tags: Analisis Perubahan Tutupan Lahan ArcGIS Banjir Lahar Dashboard SIG Deep Learning Earth Engine Apps Erosi dan Lahan Kritis Google Earth Engine HEC-RAS Infrastruktur Digital Inovasi Geospasial Investasi Wilayah Kepulauan Kebakaran Hutan dan Lahan Kekeringan Pertanian ketahanan pangan Komputasi Awan Landsat Laravel Leaflet Machine Learning Geospasial Mitigasi Bencana Pengelolaan Pesisir penginderaan jauh Proyek Akhir Mahasiswa Random Forest React JS Restorasi Hutan SDG 11 SDG 12 SDG 13 SDG 14 SDG 15 SDG 16 SDG 2 SDG 3 SDG 4 SDG 6 SDG 8 SDG 9 SDGs Sekolah Vokasi UGM Sentinel-2 SIGUGM Sistem Informasi Geografis Smart Campus Tanah Longsor Tata Ruang Teknologi Geospasial U-Net UGM Urban Heat Island WebGIS Wisuda

Tinggalkan Komentar Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Agenda

  • 18Feb UJIAN PROPOSAL PROYEK AKHIR – Muhammad Nashan Fauzian
  • 19Feb UJIAN PROPOSAL PROYEK AKHIR – Khosyi Nur Aliya
  • 19Feb UJIAN PROPOSAL PROYEK AKHIR – Veronica Tia Ningrum
  • 19Feb UJIAN PROPOSAL PROYEK AKHIR – Salsabila Eka Fadila
Semua Agenda

Berita Terbaru

  • [PENAWARAN BEASISWA] Van Deventer-Maas Indonesia Scholarship 2026/2027
  • [PENAWARAN BEASISWA] BEASISWA PENDUKUNG PENDIDIKAN MAHASISWA UGM Program S1 dan D4
  • [LOWONGAN PEKERJAAN] Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH)
  • [LOWONGAN PEKERJAAN] New Britain Palm Oil Limited
  • [PENAWARAN BEASISWA] BEASISWA UGM ANGKATAN 2025
Universitas Gadjah Mada

Program Studi Sistem Informasi Geografis
Departemen Teknologi Kebumian
Sekolah Vokasi | Universitas Gadjah Mada
Gedung Perpustakaan SV UGM, Sekip Unit 5, Jl. Persatuan, Blimbing Sari, Caturtunggal, Kec. Depok, Kab. Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55281
(0274) 551255 ; +6285740262040
(0274) 551255
str-sig.sv@ugm.ac.id

Pranala Penting

  • Ujian Masuk UGM
  • Informasi Beasiswa
  • Informasi Lowongan
  • Career Center (VDC)
  • Hubungi Kami
  • Unduhan
  • Panduan dan SOP

Portal Mahasiswa

  • PortalKita
  • SIMASTER
  • eLOK
  • Beasiswa
  • E-RESOURCES
  • Journal of Geospatial Sciences and Technology (JGST)

Sosial Media

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube
  • WhatsApp
  • Peta Kampus
  • Lokasi Perkuliahan
Akreditasi

© 2025 Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY