
Selama periode Senin, 25 Mei 2026 hingga Kamis, 25 Juni 2026, Program Studi Sarjana Terapan Sistem Informasi Geografis (SIG), Departemen Teknologi Kebumian, Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan Ujian Responsi Praktikum Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026. Ujian ini menjadi bagian penting dalam proses evaluasi pembelajaran praktikum yang mengukur penguasaan teori, keterampilan teknis, kemampuan analisis, serta kompetensi mahasiswa dalam menghasilkan produk dan solusi berbasis geospasial.
SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim
Yogyakarta, 21 Mei 2026 – Pada Wisuda Periode III Tahun Akademik 2025/2026, Program Studi Sarjana Terapan Sistem Informasi Geografis (SIG), Departemen Teknologi Kebumian, Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada kembali meluluskan mahasiswa dengan karya inovatif berbasis teknologi geospasial yang mengintegrasikan komputasi awan, kecerdasan buatan, penginderaan jauh, serta sistem informasi spasial interaktif untuk mendukung penyelesaian berbagai permasalahan lingkungan dan pembangunan berkelanjutan.
Yogyakarta, 25 Februari 2026 – Pada Wisuda Periode II Tahun Akademik 2025/2026, Program Studi Sarjana Terapan Sistem Informasi Geografis (SIG), Departemen Teknologi Kebumian, Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada kembali meluluskan mahasiswa dengan karya inovatif berbasis teknologi geospasial yang relevan dengan kebutuhan pembangunan masa kini.
Proyek akhir periode ini memperlihatkan penguatan pada pemanfaatan machine learning dan deep learning untuk analisis infrastruktur, pemodelan spasio-temporal dinamika lahan dan suhu permukaan, serta pengembangan WebGIS untuk mendukung pengelolaan sampah, infrastruktur perkotaan, dan visualisasi data kemiskinan. Secara substansi, karya-karya tersebut selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 1 (Tanpa Kemiskinan), SDG 9 (Industri, Inovasi dan Infrastruktur), SDG 11 (Kota dan Permukiman Berkelanjutan), SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab), SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim), dan SDG 16 (Kelembagaan yang Tangguh). Hal ini menegaskan peran strategis SIG sebagai jembatan antara teknologi, data spasial, dan kebijakan publik.
Yogyakarta, 25 November 2025 – Pada Wisuda Periode I Tahun Akademik 2025/2026, Program Studi Sarjana Terapan Sistem Informasi Geografis (SIG), Departemen Teknologi Kebumian, Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada, kembali meluluskan mahasiswa dengan karya inovatif berbasis teknologi geospasial yang aplikatif dan berdampak nyata. Pada periode ini, proyek akhir mahasiswa didominasi oleh pemanfaatan komputasi awan, machine learning, penginderaan jauh multitemporal, serta pengembangan WebGIS dan aplikasi mobile untuk menjawab berbagai tantangan pembangunan.



Penelitian yang didanai oleh dana masyarakat, Sekolah Vokasi, UGM berhasil mengungkap tantangan dan peluang dalam pemetaan stok karbon di ekosistem mangrove Pesisir Baros, Bantul, Yogyakarta. Studi ini dipimpin oleh dua peneliti dari bidang geospasial, yaitu Karen Slamet Hardjo, S.Si., M.Sc. dan Dr. Like Indrawati, S.Si., M.Sc. yang berkomitmen mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDG) melalui pendekatan ilmiah dan teknologi berbasis citra penginderaan jauh.
Mangrove merupakan ekosistem pesisir yang berperan penting dalam mitigasi perubahan iklim karena kemampuannya menyimpan karbon biru dalam jumlah besar. Penelitian ini secara nyata berkontribusi pada:


Yogyakarta, 25 Oktober 2025 — Tim peneliti dari Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada mengembangkan sistem pemantauan kualitas lingkungan ekologis berbasis penginderaan jauh untuk mendukung pembangunan kota yang berkelanjutan. Kegiatan penelitian ini merupakan bagian dari Program Penelitian Dana Masyarakat Sekolah Vokasi UGM tahun 2025 dan melibatkan dosen serta mahasiswa dalam seluruh tahapan kegiatan, mulai dari pengolahan data di laboratorium, pengumpulan data di lapangan, hingga diseminasi hasil penelitian melalui Seminar Nasional Teknologi Terapan (SNTT) 2025.
Yogyakarta, 28 Agustus 2025 – Pada Wisuda Periode IV Tahun Akademik 2024/2025, Program Studi Sarjana Terapan Sistem Informasi Geografis (SIG), Departemen Teknologi Kebumian, Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada, kembali meluluskan mahasiswa yang menghasilkan karya inovatif berbasis teknologi geospasial. Pada periode wisuda kali ini, sejumlah proyek akhir mahasiswa menunjukkan kontribusi nyata terhadap berbagai bidang pembangunan berkelanjutan, mulai dari mitigasi bencana, tata ruang, hingga pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan.
Yogyakarta – Dalam menghadapi tekanan urbanisasi yang semakin intensif di wilayah Jabodetabek, upaya untuk menjaga keseimbangan ekologis menjadi semakin mendesak. Salah satu pendekatan strategis yang kini dikembangkan adalah pemanfaatan teknologi penginderaan jauh untuk memantau kualitas lingkungan secara lebih efisien dan akurat. Teknologi ini memungkinkan pemetaan kondisi ekologis wilayah perkotaan dalam skala luas, waktu nyata, dan berbasis data objektif, sehingga dapat menjadi landasan penting dalam pengambilan kebijakan pembangunan yang berkelanjutan.
YOGYAKARTA – Dalam upaya mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya dalam penanganan perubahan iklim (SDG 13) dan pelestarian ekosistem laut (SDG 14), tim peneliti dari Universitas Gadjah Mada (UGM) melakukan penelitian inovatif di kawasan konservasi mangrove Pantai Baros, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Penelitian yang berjudul “Pemanfaatan Data Penginderaan Jauh Multi-waktu dalam Pemetaan Dinamika Cadangan Karbon Berbasis Biodiversitas” ini bertujuan untuk memetakan potensi simpanan karbon yang dimiliki oleh hutan mangrove sebagai salah satu ekosistem blue carbon andalan. Kawasan mangrove Baros, yang juga merupakan muara sungai, memegang peranan krusial sebagai benteng alami pesisir. Namun, tim peneliti menemukan tantangan lingkungan yang signifikan di lokasi. Salah satu temuan di lapangan (26-06-2025) adalah masih banyaknya sampah, terutama plastik, yang terperangkap di antara akar-akar mangrove. Kondisi ini tidak hanya merusak estetika, tetapi juga dapat menghambat pertumbuhan mangrove muda dan mengancam biota yang hidup di dalamnya, yang pada akhirnya dapat mengurangi efektivitas ekosistem dalam menyerap karbon.
Yogyakarta, 14 April 2025 – Shally Larasati Rahman, mahasiswi Program Studi Sistem Informasi Geografis, Departemen Teknologi Kebumian, Sekolah Vokasi UGM angkatan 2021, berhasil meraih Juara 2 dalam ajang Esri Young Scholars Award (EYSA) Indonesia 2025. Kompetisi nasional ini diselenggarakan oleh Esri Indonesia sebagai wadah bagi mahasiswa untuk menghadirkan solusi inovatif berbasis teknologi geospasial terhadap isu-isu strategis di masyarakat.

Dalam kompetisi ini, Shally mengangkat proyek bertajuk PalmC-Stock, sebuah pendekatan yang mengintegrasikan teknologi deep learning dan citra udara untuk mengestimasi cadangan karbon pada perkebunan kelapa sawit. Gagasan ini lahir dari kepedulian terhadap isu lingkungan dan perubahan iklim yang kian mendesak, sejalan dengan semangat SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim) yang menekankan pentingnya aksi nyata berbasis data dalam mitigasi emisi gas rumah kaca.
