Mahasiswa Program Studi Sarjana Terapan Sistem Informasi Geografis, Departemen Teknologi Kebumian, Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada kembali menunjukkan partisipasinya pada kegiatan bertaraf internasional melalui keterlibatan dalam SEMI Tech Zoomers SEA Bootcamp 2026, yang menjadi bagian dari SEMICON Southeast Asia 2026. Kegiatan yang diselenggarakan di Kuala Lumpur ini menghadirkan mahasiswa dari berbagai negara di kawasan Asia Tenggara untuk mengikuti rangkaian kegiatan berupa pameran teknologi, industrial bootcamp, hingga proyek kolaboratif lintas negara.

Gambar 1. Peserta SEMI Tech Zoomers SEA Bootcamp 2026 dari berbagai negara Asia Tenggara mengikuti kegiatan di Kuala Lumpur, Malaysia.
Dalam kegiatan tersebut, Khansa Eka Maulana bersama empat mahasiswa Sekolah Vokasi UGM lainnya terpilih sebagai delegasi Indonesia. Delegasi tersebut terdiri atas Mustafa Akmal Fakhrizal, Maulidan Imtinan Ahmada, Raden Roro Wyne Ananda Desideria, dan Gabriel Aurellia Manullang. Keterlibatan mahasiswa dari bidang Sistem Informasi Geografis dalam forum industri semikonduktor menunjukkan bahwa kompetensi geospasial saat ini memiliki ruang penerapan yang semakin luas dan dapat berkontribusi dalam ekosistem teknologi modern.
Selama program berlangsung, peserta mendapatkan tantangan berupa penyelesaian studi kasus industri yang diangkat langsung dari perusahaan semikonduktor global. Setiap tim diminta merancang solusi teknologi untuk menjawab berbagai persoalan terkait proses manufaktur, efisiensi operasional, serta pengelolaan data dalam lingkungan industri. Pada proses tersebut, kemampuan analisis data, visualisasi informasi, serta pendekatan sistematis menjadi aspek yang berperan penting dalam menyusun solusi yang relevan.
Gambar 2. Dokumentasi tim selama kegiatan SEMI Tech Zoomers SEA Bootcamp 2026.
Menurut Khansa, keterlibatannya sebagai mahasiswa Sistem Informasi Geografis memberikan perspektif yang berbeda dalam proses penyelesaian proyek industri. Pendekatan berbasis data spasial, machine learning, serta analisis prediktif yang dipelajari dalam bidang SIG tidak hanya relevan untuk pemetaan dan pengelolaan wilayah, tetapi juga dapat diterapkan untuk memahami pola distribusi logistik serta mendukung efisiensi proses manufaktur pada industri semikonduktor.
“Pengalaman ini memberikan pandangan baru bahwa keilmuan Sistem Informasi Geografis memiliki ruang penerapan yang sangat luas. Pendekatan analisis data dan pemodelan yang dipelajari ternyata juga dapat mendukung proses pada industri teknologi tinggi,” ujarnya.

Gambar 3. Dokumentasi peserta saat melakukan kunjungan industri ke beberapa pusat riset dan fasilitas manufaktur teknologi di Malaysia.
Selain mengikuti sesi project dan diskusi teknis, para peserta juga memperoleh kesempatan melakukan kunjungan industri ke beberapa pusat riset dan fasilitas manufaktur teknologi di Malaysia, seperti MIMOS Berhad serta fasilitas produksi onsemi Site 1 dan Site 2. Kegiatan tersebut memberikan gambaran langsung mengenai proses produksi wafer dan chip semikonduktor yang saat ini menjadi komponen penting dalam pengembangan kecerdasan buatan, perangkat digital, serta teknologi otomasi.
Partisipasi mahasiswa pada kegiatan ini juga mencerminkan semakin luasnya keterhubungan antara bidang geospasial dengan perkembangan industri berbasis teknologi dan data. Integrasi kemampuan analisis spasial, pengelolaan data, serta pemanfaatan sistem informasi menjadi kompetensi yang semakin dibutuhkan di era transformasi digital. Hal tersebut sejalan dengan upaya peningkatan kualitas pendidikan dan penguatan inovasi teknologi melalui pengembangan sumber daya manusia yang adaptif terhadap kebutuhan industri global, sebagaimana tercermin dalam tujuan pembangunan berkelanjutan SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) dan SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur).
Melalui pengalaman kolaborasi internasional seperti ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh wawasan mengenai perkembangan teknologi global, tetapi juga kesempatan untuk memperluas perspektif serta mengembangkan kemampuan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja di masa mendatang.
Kontak:
Program Studi Sarjana Terapan Sistem Informasi Geografis
Departemen Teknologi Kebumian
Sekolah Vokasi UGM
Email: str-sig.sv@ugm.ac.id
Telepon: (0274) 551255 ; +6285740262040
Website: sig.sv.ugm.ac.id
