Karimunjawa, 13–19 Juli 2026 – Tim periset dari Pusat Riset Teknologi Hidrodinamika, Badan Riset dan Inovasi Nasional (PRTH-BRIN), bersama dosen Program Studi Sarjana Terapan Sistem Informasi Geografis, Departemen Teknologi Kebumian, Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada, melaksanakan penelitian lapangan di Kepulauan Karimunjawa, Jawa Tengah, pada 13–18 Juli 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari riset berjudul “Struktur Pelindung Coastal Aquatic Vegetation Berbasis Geospatial-Hydrodynamic Modelling untuk Mitigasi Kebencanaan Maritim dalam Pengelolaan Kawasan Pesisir Berkelanjutan Guna Mendukung Program National Giant Sea Wall (GWS) pada Gugusan Pulau-Pulau Kecil Pantai Utara Jawa (Pantura).”

Menggunakan Pendekatan Geospasial dan Hidrodinamika
Selama kegiatan lapangan, tim melakukan survei dan pengambilan data secara langsung dengan fokus pada pemetaan sebaran coastal aquatic vegetation, seperti mangrove dan lamun, pengukuran parameter hidrodinamika, serta pengamatan kondisi morfologi pantai. Data lapangan yang diperoleh selanjutnya akan diolah menggunakan pendekatan geospatial dan hydrodynamic modelling untuk merancang struktur pelindung pesisir yang adaptif.
Pendekatan tersebut ditujukan untuk mengurangi dampak abrasi, meredam energi gelombang tinggi, serta mendukung proses penangkapan sedimen di wilayah pulau-pulau kecil. Karimunjawa dipilih sebagai lokasi penelitian karena memiliki karakteristik yang representatif untuk mewakili kondisi pulau-pulau kecil di Pantai Utara Jawa yang rentan terhadap berbagai risiko kebencanaan maritim.

Melalui penelitian ini, tim periset mengkaji efektivitas hard structure dalam melindungi vegetasi pesisir dari dampak bencana maritim secara adaptif dengan mengintegrasikan data spasial dan parameter hidrodinamika. Pemanfaatan teknologi pemodelan geospasial dan hidrodinamika dalam penelitian ini juga mendukung pengembangan inovasi dan infrastruktur perlindungan pesisir yang adaptif, sejalan dengan SDG 9 tentang Industri, Inovasi, dan Infrastruktur serta SDG 13 tentang Penanganan Perubahan Iklim.

Dukung Program National Giant Sea Wall
Penelitian ini sejalan dengan program strategis nasional National Giant Sea Wall (GWS). Berbeda dengan pendekatan infrastruktur konvensional, riset ini menawarkan pendekatan berbasis ekosistem yang lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan dalam pengelolaan kawasan pesisir. Fokus pada perlindungan coastal aquatic vegetation, termasuk mangrove dan lamun, turut mendukung upaya menjaga keberlanjutan ekosistem pesisir dan laut sebagaimana sejalan dengan SDG 14 tentang Ekosistem Lautan.

Hasil pemodelan diharapkan dapat menjadi dasar rekomendasi teknis dalam penentuan zonasi dan desain struktur pelindung bagi pemerintah untuk mendukung pengelolaan gugusan pulau-pulau kecil di Pantai Utara Jawa secara berkelanjutan. Penelitian yang melibatkan kolaborasi antara PRTH-BRIN dan UGM ini juga mencerminkan semangat SDG 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, melalui kerja sama riset dan pengembangan pengetahuan serta teknologi untuk mendukung pengelolaan kawasan pesisir yang berkelanjutan.
Kontak:
Program Studi Sarjana Terapan Sistem Informasi Geografis
Departemen Teknologi Kebumian
Sekolah Vokasi UGM
Email: str-sig.sv@ugm.ac.id
Telepon: (0274) 551255 ; +6285740262040
Website: sig.sv.ugm.ac.id
